ALT_IMG

Training Management STIFIn

STFIn Jogja menggelar training management bersama dosen UNES. Hasilnya, para dosen mengakui bahwa kepribadian dan jenis mesin kecerdasan dalam diri manusia berbeda - beda dan dapat diketahui setelah melakukan tes mesin kecerdasan STIFIn. Readmore...

ALT_IMG

Founder STIFIn

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat Readmore..

Alt img

Featured 4

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat Readmore...

ALT_IMG

Peranan STIFIn

Komedian asal Yogyakarta, Setyawan Eka Rahmanta (40) alias Setyawan Tiada Tara, bermesin kecerdasan Fe ini, memiliki cara unik untuk mengekspresikan kebahagiannya setelah lulus program pascasarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Sebelas Maret Readmore...

ALT_IMG

Mengenal Mesin kecerdasan

Sukses tak ada hubungannya dengan bakat atau kejeniusan, kalaupun ada keterkaitannya hanya sedikit. Kesuksesan hanya dapat diraih dengan rumus singkat : gunakan kecerdasan dominan Anda plus fokus atau latihan. Readmore...

PENELITIAN ILMIAH METODE SIDIK JARI



Analisa sidik jari saat ini menjadi topik hangat yang diperdebatkan mengenai keabsahan ilmiahnya. Namun, perlu dipahami bahwa pemanfaatan sidik jari juga sudah dipergunakan dari dahulu. Hal ini dilakukan oleh Zhai Guijun, dalam makalahnya Report on Study of Multivariate Intelligence Measurement through Dermatoglyphic Identification, Beijing Oriental KeAo Human Intelligence Potential Research Institute Zhengzhou DongFangZhou Intelligence Measurement & Consultation Research Center Wuhan University Oriental Intelligence Research & Test Center, yang dipublikasi pada 15 april 2006.
Berikut kutipan pernyataan yang dibuat oleh Zhai Guijun dalam makalahnya :
I started to study the correlation of dermatoglyph (fingerprints) and human intelligence in
1988. Through 19-year continuous efforts, I have established a preliminary systematic method for intelligence measurement through Dermatoglyphic identification. I have successively made study, measurement and sampling of over 40 thousand people in 25 regions of China, and gradually improved the practice and theory of Multivariate Intelligence Measurement through Dermatoglyphic Identification, as well as made it highly reliable and effective.
The method of Multivariate Intelligence Measurement through Dermatoglyphic Identification passed the Science and Technology Achievement Appraisal (YKYCZ9212) by Henan Academy of Sciences on October 4, 1992,  and also passed the demonstration jointly presided by the Genetics Society of China, the Working Committee for Popular Science Activities under China Psychological Society, and the Working Committee for Health Care of Women and Children under China International Exchange and Promotive Association for Medical and Health Care (CPAM) on April 15, 2006.
Zhai Guijun mengemukakan bahwa dengan memanfaatkan sidik jari dalam penelitian ini hasil yang ia peroleh relatif konsisten dengan angka reliabilitas 0.798, 0.725, 0.840, dan 0.381 dengan melakukan pengukuran pada anak-anak sekolah dasar. Validitasnya adalah 0.995.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini :
The study on multivariate intelligence measurement through dermatoglyphic identification (finger print) makes physiological and physical measurement of human intelligence possible.It is most likely an easily workable and accurate intelligence measurement before people can make precise determination of human intelligence from gene level.
It is possible to become the latest generation of intelligence measurement methods in succession to “Assessment Scale”. Multivariate intelligence measurement through dermatoglyphic identification is capable to accurately identify the intelligence difference and personality difference of individuals. Therefore it may be used by schools or institutions in making appropriate selection of different talents. Dermatoglyph is the external existence of human genes and brains, and may also be considered as a representation of DNA sequence.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa berdasarkan penelitian yang dilakukan Zhai Guijun, finger print analysis dapat dijadikan sebagai salah satu metode untuk mengukur potensi yang dimiliki oleh individu.
Efnie Indrianie,M.Psi,PsikologBandung
Continue reading →

Lapangan Kerja

Lowongan Kerja:

PT STIFIn Fingerprint Cab. Yogyakarta

Kami sebuah perusahaan yang bergerak dibidang pelatihan dan konsultansi, saat ini membutuhkan kandidat profesional untuk bergabung bersama kami sebagai:
1. Customer Service Officer
2. Staf Pemasaran

Kualifikasi:
Pria/ Wanita... 

Pendidikan minimal SMK (Semua jurusan)
Usia Maksimal 26 tahun
Mengusai computer Ms Office

Komunikatif, mampu bernegosiasi, pembelajar, dan berpenampilan menarik.

Penempatan di DIY & Jateng.

Jika anda memenuhi persyaratan diatas, kirimkan lamaran dan CV terbaru anda ke:

PT STIFIn Cabang Yogyakarta
Ruko Gajah Mada Square, Jl Juminahan No. 26 F, Yogyakarta.
 

www.stifin.com
Continue reading →

Tes STIFIn Mesin-Kecerdasan

  • TES STIFIn
Tes STIFIn dilakukan dengan cara men-scan kesepuluh ujung jari Anda, mengambil waktu tidak lebih dari 1 menit.

Sidik jari yang membawa informasi tentang komposisi susunan syaraf tersebut kemudian dianalisa dan dihubungkan dengan belahan otak tertentu yang dominan berperan sebagai sistem-operasi dan sekaligus menjadi mesin kecerdasan anda.

Lebih jauh lagi dari susunan syaraf tersebut masih dapat diprediksi letak dominasi mesin kecerdasan Anda ada di irisan otak berwarna putih atau di irisan otak berwarna abu-abu, sehingga mesin kecerdasan anda memiliki kemudi introvert (i) atau ekstrovert (e).

Mesin kecerdasan dengan kemudi i atau e inilah yang kemudian disebut sebagai personaliti. Mesin kecerdasan dan personaliti ini keduanya genetik tidak pernah berubah sepanjang hidup anda. Namun demikian terdapat banyak lagi personaliti-personaliti lain yang tidak genetik dan dapat berubah.

Salah satu contohnya seperti sifat (traits) Introvert (disingkat I besar) dan Ekstrovert (disingkat E besar). I dan E sebagai sifat (traits) memang dapat berubah, sedangkan i dan e sebagai kemudi mesin kecerdasan adalah genetik dan tidak dapat berubah. Tes STIFIn mampu menyimpulkan mana yang genetik dengan terlebih dahulu menyingkirkan semua variabel yang bisa berubah (karena tidak genetik).

Konsep STIFIn diperkenalkan oleh Farid Poniman dengan mengkompilasi dari teori-teori psikologi, neuroscience, dan ilmu SDM. Prinsip besarnya mengacu kepada konsep kecerdasan tunggal dari Carl Gustaav Jung.

Tes ini memiliki reliabilitas yang tinggi. Tes yang dilakukan mulai dari usia anak tiga tahun hasilnya akan sama jika diulang kembali pada usia berapapun.

Continue reading →

Founder STIFIn


Penemu STIFIn
Farid Poniman adalah satu diantara tiga penulis buku best seller Kubik Leadership. Dua lainnya adalah Indrawan Nugroho dan Jamil Azzaini. Bersama mereka ia menjadi pemilik dan sekaligus pendiri Kubik Training & Consultancy. Juga bersama mereka mendirikan gerakan SuksesMulia. Di bawah kepemimpinannya, Kubik menjadi provider training yang mampu merekatkan ketiga master trainernya berjalan langgeng melewati periode sepuluh tahun. Kelangkaan yang jarang didapatkan pada provider training lain.
Ia merasa alur hidupnya mengalir kesana-kemari. Kuliah di IPB dengan disiplin ilmu pertanian, melanjutkan kuliah lagi di UI di bidang administrasi kebijakan bisnis, sekarang meneruskan kuliah lagi di Universiti Kebangsaan Malaysia mengambil ilmu psikologi.
Karir dimulai dari manjadi staf promosi di PT. Procter & Gamble Indonesia, Periklanan di H.U. Republika, menjadi manajer humas di TPI, menjadi GM di majalah Ummat, menangani direktur konsorsium Bursa Kerja, dan kemudian menjadi dirut di Kubik. Ia juga sedang melebarkan sayapnya melalui dua perusahaannya yang lain di bidang SDM. Juga berpengalaman menjadi campaign manager: tokoh politik nasional, dirut Telkom, dan memenangkan 3 pemilihan walikota.
Setelah mengalir kesana-kemari, ia baru menemukan arah tujuan yang sesuai dengan panggilan sejatinya sejalan dengan pertumbuhan Kubik. Akhirnya ia, yang memiliki jenis kecerdasan feeling, telah menemukan habitatnya sebagai penempa orang.
Semoga Tes STIFIn ini dapat bermanfaat bagi semua orang untuk memulai profesi terdisainnya lebih dini. Sehingga anda dan masyarakat luas sudah bisa menapaki kesuksesan dan kemuliaan sejak masih belia.


Continue reading →

Temukan “Karpet Merah” Kekuatan Anda


Sobat, sekali Anda mengenali zona kekuatan Anda, Anda bisa mengubahnya menjadi emas dan berlian. Agar dapat melakukan aktivitas tertentu tanpa susah payah, Anda perlu membuat strategi di seputarnya. Ketika Anda terfokus pada sesuatu yang memiliki makna yang dalam, menyentuh rasa haru dan nilai kehidupan Anda, Anda akan bergerak maju tanpa susah payah.

Sobat, pada saat saya mengikuti Workshop di Hotel Sahid dengan pembicara Sang Master Coach Kubik Leadership dan Penemu STIFIn Mas Farid Poniman, ada statemen beliau yang menarik dan layak kita lakukan, “Berinvestasilah pada kelebihan Anda, biarkanlah kelemahan Anda terdidik secara alamiah. Jika anda focus kepada kelebihan Anda sama dengan anda menjalani ‘karpet-merah‘ Anda. Jalur terbaik yang diberikan Allah kepada Anda. Akhirnya Anda menjadi tahu bagaimana caranya bersyukur kepada Allah menggunakan ilmu yang betul.”
Seorang atlet bulu tangkis yang memiliki kekuatan di tangan kirinya (kidal) sejak kecil dan oleh pelatihnya dia diasah dan dilatih sesuai kekuatan yang dia miliki. Kemudian dia bertanya pada pelatihnya, “Kenapa saya dilatih dengan menggunakan tangan kiri wahai pelatih, padahal saya ingin bermain bulu tangkis dengan tangan kanan seperti pemain lainnya.” Sang Pelatih menjawab, “Kekuatan kamu di tangan kiri, maka lebih baik kamu berlatih dan fokus dengan kelebihan kamu daripada kamu fokus pada kelemahan kamu. Maka kamu akan menjadi pemain di atas rata-rata bahkan akan menjadi juara dunia.”
Sang murid penasaran dengan penjelasan gurunya, dia mencoba berlatih bermain bulu tangkis dengan tangan kanannya(dan itu justru kelemahannya). Pada suatu kejuaraan di kotanya yang merupakan turnamen pertama kali yang ia ikuti dan bermain dengan tangan kanannya. Apa hasilnya dia gagal total di penyisihan awal. Kemudian dia menyadari kesalahannya dan ingat kembali nasihat gurunya, menjadikan dia terus berkomitmen berlatih, berlatih dan berlatih dengan fokus pada kekuatan yang ia punya sebagaimana yang disarankan oleh pelatihnya. Akhirnya dia benar-benar menjadi Juara tidak hanya di kota dan negaranya bahkan menjadi juara dunia dengan kekuatan kidalnya.
Sobat, ketika saya lulus SMU dan akan mengambil kuliah, bapak saya menyarankan untuk masuk farmasi agar jadi seorang apoteker atau ahli farmasi. Memang benar saya bisa diterima UMPTN di Fak. Farmasi Unair (Universitas Airlangga, Surabaya) tapi ternyata hampir lima tahun lebih saya merasa tertekan dan jarang masuk kuliah, lebih banyak ikut diskusi di UKKI Unair atau Senat SMPT Unair banyak berkecimpung dalam dunia aktivis, menulis dan mengisi forum-forum diskusi serta seminar bahkan ngisi pengajian di kampung-kampung. Tanpa terasa justru saya banyak belajar di universitas kehidupan daripada di kampus formal.
Ternyata mesin kecerdasan saya bukan Sensing di mana orang sensing itu cara belajarnya dengan menghafal serta kekuatannya dihafalan dan tekun kalau bekerja dan itu memang pas sekali di Farmasi yang banyak hafalan dan sehari-hari banyak berada di lab-lab farmasi dari pagi sampai sore untuk praktikum membuat obat yang penuh ketelitian dan ketekunan dalam menimbang bahan-bahan obat. Setelah tes “STIFIn Mesin kecerdasan” saya adalah Intuiting. Modal utamanya adalah kreatifitas, gagasan, chemistrynya adalah kata, khususya dalam menciptakan ide-ide baru yang belum pernah dikeluarkan orang lain. Jadi dunia saya adalah kata atau dunia kreatif, dan orang kreatif adalah orang yang tidak bisa terpenjara dalam rutinitas apalagi satu cara. Imajinasinya liar, visioner. Bagi mereka yang orang intuiting setiap masalah apapun selalu akan ada kemungkinan jalan keluarnya. Dia selalu memikirkan cara lain. Bahkan justru dia tidak bisa berpikir dengan cara yang sama.
Sobat, saya baru mengetahui “karpet merah” saya saat usia 30 tahun ke atas dan segera melakukan tobat profesi setelah menghabiskan waktu sekian lama kuliah di farmasi, di fak. Dakwah jurusan komunikasi Penyiaran Islam, kemudian bekerja pernah jadi guru, marketing, akhirnya di perusahaan New Kuwatsu terakhir menjadi Manajer SDM dan Pelatihan.
Saya kemudian pensiun dini setelah mentor saya mengatakan, “Duniamu adalah di kata, kamu kalau disuruh ngajar, menulis serta mendesain sebuah pembelajaran/pelatihan kamu enjoy dan seakan tidak ada beban bahkan tidak dibayarpun kamu senang dan menikmatinya. Itulah talentamu maka fokuslah di duniamu itu.”
Maka setelah itu saya keluar dari perusahaan menjadi pengusaha dan fokus pada bidang yang saya kuasai dan happy menjalankannya. Dalam 5 tahun ada 15 buku yang bisa saya tulis dimulai dari diterbitkan sendiri dan dijual di pelatihan/training yang saya lakukan sampai akhirnya bisa masuk dan diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama (Buku Al quwwah ar ruhiyah, kekuatan Spirit Tanpa batas dan buku Menjadi Dai yang dicinta). Ratusan forum atau seminar di berbagai kota besar di Indonesia dan telah puluhan ribu orang terinspirasi untuk meraih sukses sejati dan kehidupan yang lebih baik. Semoga ini semua menjadi ladang amal sholeh.
Sobat, dalam tulisan singkat ini agar Anda tidak mengalami seperti saya yang telah menghabiskan waktu dan dana serta baru tobat profesi dan mengenal “karpet merah” kekuatan kecerdasan saya pada usia 30-an ke atas maka segera temukan potensi anda atau dunia anda melalui tes mesin kecerdasan STIFIn.
Setidaknya ada tiga alasan mengapa Anda dan Anak Anda perlu Tes STIFIn? Mengenali Cara belajar kita. Mesin kecerdasan sensing bagus dalam menghafal, Thinking hebat dalam menghitung, Intuiting jago kreatifitas, Feeling senang jika berdiskusi, dan Insting adalah pembelajar yang serba bisa namun perlu ketenangan untuk mengoptimalkan fungsi otak tengahnya.
Jika pilihan profesi sudah ngeklik dengan anda maka proses penggemblengan profesi menjadi mudah dan menyenangkan. Pendek kata konsep STIFIn adalah cara paling tetpat untuk melakukan tobat profesi. Memilih tes STIFIn sama dengan menghindari spekulasi. Bukan pelabelan dan bukan peramalan.
Sobat, sekali Anda mengenali zona kekuatan Anda, Anda bisa mengubahnya menjadi emas dan berlian. Agar dapat melakukan aktivitas tertentu tanpa susah payah, Anda perlu membuat strategi di seputarnya. Ketika Anda terfokus pada sesuatu yang memiliki makna yang dalam, menyentuh rasa haru dan nilai kehidupan Anda, Anda akan bergerak maju tanpa susah payah.
Artikel ini ditulis oleh Ustadz N.Faqih Syarif H, S.Sos.I, M.Si, Spiritual Motivator Penulis buku “Al Quwwah Ar Ruhiyah, Kekuatan Spirit Tanpa batas” dan “Menjadi Dai yang Dicinta”
Continue reading →